Q.S. Ar-Rum, Ayat 21
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”
The Unexpected Beginning
28 Maret 2026
Tidak ada CV. Tidak ada foto yang lebih dahulu dikirim. Bahkan, nama satu sama lain pun belum benar-benar kami kenal.
Pada 28 Maret 2026, kami bertemu untuk taaruf, didampingi oleh kedua orang tua. Sebelumnya, kami bahkan belum pernah melihat wajah satu sama lain. Lucunya, nama pun terkadang masih tertukar.
Namun, dari pertemuan sederhana itu, sebuah cerita perlahan dimulai. 🤍
Getting to Know, the Right Way
Kami memulai dari hampir tidak tahu apa-apa tentang satu sama lain. Tak ada kisah kedekatan sebelumnya. Justru kedua orang tua kamilah yang lebih dahulu saling mengenal.
Melalui percakapan sederhana, kami belajar memahami prinsip hidup, cara berpikir, dan harapan tentang masa depan. Kami menyadari bahwa pernikahan membutuhkan keselarasan nilai, kesiapan bertanggung jawab, dan tujuan yang ingin diperjuangkan bersama.
Kami pun belajar mengenal dengan niat baik, mempertimbangkan dengan bijak, dan memohon agar Allah membimbing setiap keputusan.
The Decision
Pada 2 April 2026
Pada 2 April 2026, hanya beberapa hari setelah pertemuan pertama, kami menyampaikan niat untuk melangkah ke jenjang khitbah.
Alhamdulillah, niat itu diterima. Kami pun sepakat merencanakan akad pada 26 Desember 2026.
Kami tahu, perjalanan di depan tak selalu mudah. Karena itu, kami ingin mempersiapkan diri untuk saling mendampingi, belajar, dan bertumbuh bersama, insyaallah.
Growing Love Through Prayers
Masa penantian pun dimulai. Waktu yang memisahkan kami dari hari akad ingin kami isi dengan doa, kesabaran, dan usaha memperbaiki diri.
Kami belajar bahwa cinta tak harus selalu hadir melalui banyak kata. Ada rindu yang dijaga, harapan yang dititipkan kepada Allah, dan perasaan yang perlahan tumbuh dalam doa.
Sebab, kami tak ingin hanya menantikan hari pernikahan. Kami ingin mempersiapkan diri untuk perjalanan panjang setelahnya.
Forever Starts Here
26 Desember 2026
Insyaallah, hari ketika dua orang yang dahulu bahkan belum saling mengenal nama dengan benar akan mengucapkan janji yang sama di hadapan Allah.
Dari pertemuan tanpa CV, tanpa foto sebelumnya, dan tanpa kisah kedekatan di masa lalu, kami berharap lahir cerita yang akan kami jaga sepanjang usia.
Taaruf menjadi awal perkenalan. Khitbah menjadi bagian dari ikhtiar. Masa penantian menjadi waktu untuk memupuk cinta dalam doa. Dan pernikahan, insyaallah, menjadi awal perjalanan untuk terus belajar mengenal, menerima, dan mencintai.
Dua orang yang dipertemukan dalam kesederhanaan, dikuatkan oleh doa, dan berharap dipersatukan dalam kebaikan hingga ke surga-Nya.
Bismillah, menuju hari yang telah kami nantikan. 🤍